Minggu, 20 April 2014

Teori Proposal

Halo kalian semua, artikel kali ini saya akan membahas tentang proposal. Kenapa sih bahas proposal? Karena dalam mengajukan setiap usulan ataupun ide untuk dilakukan kita butuh yang namanya proposal sebelum mewujudkannya menjadi kenyataan.

So, simak baik-baik ya artikel tentang proposal ini pertama yang kalian harus tau tentang proposal adalah pengertian tentang proposal.

Pengertian Proposal :
Poposal adalah bentuk tertulis dari apasaja yang kita ajukan atau kita tawarkan kepada pihak/ orang lain, yang berbentuk ide/gagasan, rencana kegiatan/usaha, dan program (Happy Susanto,  2009 : 1-2)

Proposal memiliki arti sederhana sebagai suatu bentuk pengajuan atau permohonan, penawaran baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan ijin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya (Hariwijaya, 2005:12-13)

proposal yaitu tulisan yang dibuat dengan tujuan menjelaskan dan juga menjabarkan maksud atau tujuan kepada seseorang, instansi, atau suatu kelompok.

Pengertian proposal Pengajuan atau penawaran atas program yang akan kita lakukan pada masa mendatang, Secara kebahasaan, kata “proposal” berasal dari kata bahasa inggris “to prupose” yang berati “mengajukan” atau bisa juga diartikan “menawarkan”.

Dari ketiga pengertian diatas kita dapat simpulkan bahwa Proposal berasal dari bahasa Inggris yaitu “To Prupose” yang artinya mengajukan, dan dapat diartikan proposal merupakan ide maupun gagasan tertulis yang diajukan dengan harapan pihak yang menerima dapat melaksanakan ide maupun gagasan yang diberikan.

Dari pengertian tentang Proposal diatas kita bisa melihat tujuan dari Proposal adalah pihak yang menerima proposal dapat memenuhi dan melaksanakan ide atau gagasan yang diberikan.

Dalam pengertian lain kita bisa melihat pengertian proposal dari sudut pandang kepentingan pembuatnya di bagi 2, yaitu :

Proposal Penelitian’ dalam dunia ilmiah (pendidikan) yang disusun oleh seorang peneliti atau mahasiswa yang akan membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah, proposal adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk proposal penelitian ini, biasanya memiliki suatu bentuk, dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dan lain lain.

Proposal Umum’ yang sering digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Bentuk proposal ini memiliki banyak kemiripan dengan model proposal penelitian yang digunakan dalam dunia ilmiah, namun karena sifatnya yang lebih umum maka proposal umum biasanya lebih lentur dalam penggunaan bahasa dan tidak terlalu kaku dalam aturan penulisan. Namun, walaupun lebih bebas, penulisan Proposal umuu tetap harus mengindahkan kaidah-kaidah dan sistematika tertentu, agar dapat dengan mudah dimengerti oleh orang-orang yang membaca proposal tersebut.

Jenis-Jenis Proposal
Berdasarkan bentuknya, proposal dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu : proposal berbentuk formal, semiformal dan nonformal.
1. Proposal berbentuk formal terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:
bagian pendahuluan, yang terdiri atas: sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan permohonan.
isi proposal, terdiri atas: latar belakang, pembatasan masalah, tujuan, ruang lingkup, pemikiran dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (susunan panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya.
bagian pelengkap penutup, yang berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.

2. Proposal semiformal dan nonformal merupakan variasi atau bentuk lain dari bentuk proposal formal karena tidak memenuhi syarat-syarat tertentu atau tidak selengkap seperti proposal bentuk formal.
Isi Proposal
Isi proposal ada dua, seperti yang diatas adalah isi proposal yang berbentuk kompleks, dan yang sederhana meliputi: nama kegiatan (judul), dasar pemikiran, tujuan diadakannya kegiatan, ruang lingkup, waktu dan tempat kegiatan, penyelenggara (panitia), anggaran biaya, dan penutup.
Jika kita perhatikan perbedaan Proposal formal dan Non formal terletak pada struktur penulisan proposal dan kepentingan pengajuannya.

Ciri-Ciri Proposal
Proposal memiliki ciri khusus dalam pembuatannya, yaitu :

  • Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan
  • Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan
  • Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara
  • Pastinya proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah di jilid yang nantinya diserahkan kepada si empunya acara
  • dan lain-lain yang sulit untuk dijelaskan (dicari).


Setelah kita mengetahui ciri-ciri dari Proposal kita akan melihat struktur dari proposal, Komponen utama dalam membuat Proposal ada 8, yaitu :
1.            nama kegiatan,
2.            dasar pemikiran,
3.            tujuan dan manfaat kegiatan,
4.            ruang lingkup,
5.            waktu dan tempat kegiatan,
6.            penyelenggara atau panitia,
7.            anggaran biaya,
8.            penutup.
Dari ke 8 komponen utama proposal, pada perakteknya dicantumkan sesuai kebutuhan penulis, karena komponen dari struktur proposal tidak bersifat mutlak.
Sekian pembahasan artikel tentang Proposal semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan J

Daftar Pustaka :
Susanto, happy (2009 : 1-2),.Proposal tepat bisnis melesat Halaman 1&2, Penerbit :Visi Media, Jakarta

Daftar refrensi Online